Senin, 14 Desember 2015

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

UNBK
Walaupun sebagai orang awam tak ada salahnya kita sedikit mengetahui akan ‘kekinian’ dari dunia pendidikan, yani tentang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atauPaper Based Test(PBT) yang selama ini sudah berjalan.
Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari serverpusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).
PERSYARATAN SEKOLAH PESERTA UNBK
(UJIAN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER)
TAHUN PELAJARAN 2015/2016 :
1. Tersedia petugas laboratorium komputer (minimal 1 proktor dan 1 teknisi);
2. Dapat menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:
a. Server (utama dan cadangan):
1. PC/Tower/Desktop (bukan laptop)
2. Processor Xeon atau i5
3. RAM 8 GB, DDR 3
4. Harddisk 250 GB
5. Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 8/Windows 7/Linux Ubuntu 14.04
6. LAN CARD, dua unit
7. UPS (tahan 15 menit)
8. Jumlah server mengikuti rasio 1 : 40 (1 server maksimal untuk 40 client)
9. Cadangan 1 server.
b. Client (utama dan cadangan):
1. PC atau Laptop
2. Monitor minimal 12 inch
3. Processor minimal dual core
4. RAM minimal 512 MB
5. Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/LINUX
6. Web Browser: Chrome/Mozilla Firefox/Xambro
7. Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space)
8. LAN Card
9. Jumlah client mengikuti rasio 1 : 3 ( 1 client untuk 3 peserta)
10. cadangan minimal 10%.
11. Headset/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK)
c. Jaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps
d. Jaringan area lokal (Local Area Network – LAN)

Prosedur Pendaftaran Sekolah Calon Penyelenggara UNBK 2016 :
1. Provinsi dan Kota/kab membentuk Tim UNBK 2016, dan menyampaikan ke Pusat.
2. Pusat memasukkan data Tim Provinsi ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke tim propinsi.
3. Tim Provinsi memasukkan data tim Kota/Kab ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke tim Kota/kab.
4. Kota/kab mengirimkan usulan sekolah calon penyelengara ke pusat melalui propinsi.
5. Tim Kota/kab memasukkan data calon sekolah penyelenggara UNBK ke web unbk, dan menyampaikan username dan password ke masing2 sekolah.
6. Pusat membentuk Tim Teknis UNBK Pusat, terdiri dari unsur Puspendik, Pustekkom, PDSP, Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Pembinaan SMA, Direktorat Pembinaan SMA, Kemenag dan Perguruan Tinggi Negeri.
7. Tim Teknis Kota/Kabupaten/Propinsi melakukan verifikasi kesiapan sekolah.
8. Hasil Verifikasi dilaporkan ke pusat dan propinsi.
9. Verifikasi Sekolah langsung oleh Tim Teknis Pusat hanya dilakukan jika dipandang perlu.
10. Setelah verifikasi dan ditetapkan sebagai penyelenggara UNBK 2016, sekolah mengakses web unbk dan mengisi formulir pendaftaran.
11. Sekolah yang telah ditetapkan sebagai penyelenggara UNBK 2016, mencetak formulir yang telah diisi dan menguploadnya setelah ditandatangani kepala sekolah, koordinator teknis kab/kota, serta pejabat dinas pendidikan kab/kota (min eselon III).

Senin, 14 September 2015


YOS SUDARSO “PAHLAWAN DARI SALATIGA JAWA TENGAH”

Profil Yos Sudarso 

Nama                   : Yoshapat Soedarso

Tempat Lahir      : Salatiga, Jawa Tengah

Tanggal Lahir     : 24 November 1925

Meninggal         : Laut Aru, 15 Januari 1962 (36 tahun)

Istri                     : Siti Kustini

Agama               : Kristen

Warga Negara  : Indonesia



PERJALANAN HIDUP YOS SUDARSO DALAM MEMBELA TANAH AIR

            Pahlawan yang satu ini adalah pahlawan yang namanya dijadiakan nama jalan serta pulau daerah Jakarta dan Papua. Yos Sudarso adalah salah satu pahlawan yang gugur di medan perang melawanpenjajah untukmemerdekakan bangsa dan Negara Indonesia. Pahlawan Sudarso sangat lekat di ingatan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan bangsa Indonesia merebut Irian Barat dari penjajahan Belanda.

            Komodar Yos Sudarso,Deputi Kepala Staf Angkatan Laut ini gugur dalam pertemputsn di Laut Aru. KRI Macan Tutul yang dinaikinya tenggelam dihajar meriam kapal Belanda. Saat itu konfrontasi anatara Indonesia dan Belanda dalam merebutkan Irian Barat sedang panas-panasnya. TNI menggelar operasi rahasia untuk menyusupkan sukarelawan ke Irian. Para sukarelawan yang sudah dilatih kemiliteran ini diterbangkan Hercules TNI AU ke Kepulauan Maluku kemudian pindah naik motor torpedo boat (MTB) milik TNI AL. MTB sejatinya bukan kapal penganggkut pasukan. Namun karena kecepatannya,kapal ini dipilih. Walau namanya torpedo boat,ternyata saat itu kapal-kapal buatan Jerman itu  belum memiliki torpedo.

            Ada empat MTB diberangkatkan dari Tanjung Priok. Namun salah satunya tidak bisa melanjutkan perjalanan. Hanya KRI Macan Tutul,KRI Macan kumbang dan KRI Harimau yang meneruskan misi ini. Saat itu Yos Sudarso adalah orang nomor dua TNI AL. Sebagai perwira tinggi, hal yang aneh dia ikut dalam kapal dan mengikutioperasi rahasia dengan resiko kematian. Tapi demi solidaritas pada anak buah dan keinginan untuk mengibarkan merah putih di Irian, Yos Sudarso turut dalam misi itu. Senin, 15 Januari 1962 malam, iring-iringan tiga KRI tercium patroli udara Belanda diatas Laut Aru. Pesawat Neptune Belanda segera mengontak tiga kapal perang Hr.  Ms. Evertsen Hr. Ms. Kortenaer dan Hr. Ms. Utrecht. Suara tembakan meriam segera memenuhi lautan. Secara persenjataan, tiga akapal Belanda dan dibantu pengintai udara bukan tandingan tiga KRI.

            KRI Macan Tutul yang ditumpangi Yos sudarso maju menuju kapal Belanda. Dia mengambil alih komando pertempuran. Macan tutul sengaja menjadi umpan agar KRI Harimau dan Macan Kumbang bisa meloloskan diri. Tembakan meriam Belanda membakar Macan Tutul. Sebelum tenggelam, Komodor Yos Sudarso berkata di radio “ Kobarkan terus semangat pertempuran”. Beberapa menit kemudian kapan yang  ditumpanginya tenggelam. Perwira gagah berani ini gugur di Perairan  Aru. Dua kapal KRI yang lain berhasil lolos dan menyelamatkan diri ke perairan dangkal.

Untuk menghormati para pahlawan ini setiap  tannggal 15 Januari TNI AL memperingati hari Darma Samude.

Biografi pendidikan Yosaphat Soedarso

            Yos Sudarso menyelesaikan pendidikannya di HIS Salatiga dan melanjutkan pendidikannya ke sekolah guru di daerah Muntilan. Akan tetapi ia berhenti saat jepang datang dan menguasai Indonesia. Yos kemudian dipindahkan di sekolah tinnggi pelayaran Semarang dan ikut pendidikan opsir di Giyu Usamu Butai yaitu sebagai salah satu murid lulusan terbaik. Ia lalu bekerja sebagai mualim kapal milik jepang. Setelah Proklamasi kemerdekaan Indonesia usai, ia masuk di BKR Laut yang kini di kenal sebagai TNI Laut. Ia terlibat operasi militer antara pulau Maluku untuk memberikan informasi tentang kemerdekaan Indonesia di bagian Indonesia Timur yang masih dijajah oleh Belanda.

            Dalam biografi Yos Sudarso juga disebutkan bahwa setelah kedaulatan RI, ia kemudian diangkat sebagai komandan kapal yang kemudian memimpin KRI Alu, KRI Rajawali, KRI Gajah Mada dan KRI Pattimura. Tahun 1958, ia ppernah menjabat hakim pengadilan tentara walaupun Cuma sekitar 4 bulan. Kemudian dalam perjalanan hidup Yos, ia juga pernah mengintai peribangunan kapal perang antara Indonesia dengan Italia di Negara Italia.

 Semoga biografi ini memberikan informasi serta pengetahuan akan sejarah serta jasa-jasa pahlawan RI yang telah gugur di medan perang melawan penjajah.


Sumber




Sabtu, 12 September 2015

YOS SUDARSO



YOS SUDARSO “PAHLAWAN DARI SALATIGA JAWA TENGAH”
Profil Yos Sudarso 
Nama                   : Yoshapat Soedarso
Tempat Lahir      : Salatiga, Jawa Tengah
Tanggal Lahir     : 24 November 1925
Meninggal         : Laut Aru, 15 Januari 1962 (36 tahun)
Istri                     : Siti Kustini
Agama               : Kristen
Warga Negara  : Indonesia

PERJALANAN HIDUP YOS SUDARSO DALAM MEMBELA TANAH AIR
            Pahlawan yang satu ini adalah pahlawan yang namanya dijadiakan nama jalan serta pulau daerah Jakarta dan Papua. Yos Sudarso adalah salah satu pahlawan yang gugur di medan perang melawanpenjajah untukmemerdekakan bangsa dan Negara Indonesia. Pahlawan Sudarso sangat lekat di ingatan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan bangsa Indonesia merebut Irian Barat dari penjajahan Belanda.
            Komodar Yos Sudarso,Deputi Kepala Staf Angkatan Laut ini gugur dalam pertemputsn di Laut Aru. KRI Macan Tutul yang dinaikinya tenggelam dihajar meriam kapal Belanda. Saat itu konfrontasi anatara Indonesia dan Belanda dalam merebutkan Irian Barat sedang panas-panasnya. TNI menggelar operasi rahasia untuk menyusupkan sukarelawan ke Irian. Para sukarelawan yang sudah dilatih kemiliteran ini diterbangkan Hercules TNI AU ke Kepulauan Maluku kemudian pindah naik motor torpedo boat (MTB) milik TNI AL. MTB sejatinya bukan kapal penganggkut pasukan. Namun karena kecepatannya,kapal ini dipilih. Walau namanya torpedo boat,ternyata saat itu kapal-kapal buatan Jerman itu  belum memiliki torpedo.
            Ada empat MTB diberangkatkan dari Tanjung Priok. Namun salah satunya tidak bisa melanjutkan perjalanan. Hanya KRI Macan Tutul,KRI Macan kumbang dan KRI Harimau yang meneruskan misi ini. Saat itu Yos Sudarso adalah orang nomor dua TNI AL. Sebagai perwira tinggi, hal yang aneh dia ikut dalam kapal dan mengikutioperasi rahasia dengan resiko kematian. Tapi demi solidaritas pada anak buah dan keinginan untuk mengibarkan merah putih di Irian, Yos Sudarso turut dalam misi itu. Senin, 15 Januari 1962 malam, iring-iringan tiga KRI tercium patroli udara Belanda diatas Laut Aru. Pesawat Neptune Belanda segera mengontak tiga kapal perang Hr.  Ms. Evertsen Hr. Ms. Kortenaer dan Hr. Ms. Utrecht. Suara tembakan meriam segera memenuhi lautan. Secara persenjataan, tiga akapal Belanda dan dibantu pengintai udara bukan tandingan tiga KRI.
            KRI Macan Tutul yang ditumpangi Yos sudarso maju menuju kapal Belanda. Dia mengambil alih komando pertempuran. Macan tutul sengaja menjadi umpan agar KRI Harimau dan Macan Kumbang bisa meloloskan diri. Tembakan meriam Belanda membakar Macan Tutul. Sebelum tenggelam, Komodor Yos Sudarso berkata di radio “ Kobarkan terus semangat pertempuran”. Beberapa menit kemudian kapan yang  ditumpanginya tenggelam. Perwira gagah berani ini gugur di Perairan  Aru. Dua kapal KRI yang lain berhasil lolos dan menyelamatkan diri ke perairan dangkal.
Untuk menghormati para pahlawan ini setiap  tannggal 15 Januari TNI AL memperingati hari Darma Samude.
Biografi pendidikan Yosaphat Soedarso
            Yos Sudarso menyelesaikan pendidikannya di HIS Salatiga dan melanjutkan pendidikannya ke sekolah guru di daerah Muntilan. Akan tetapi ia berhenti saat jepang datang dan menguasai Indonesia. Yos kemudian dipindahkan di sekolah tinnggi pelayaran Semarang dan ikut pendidikan opsir di Giyu Usamu Butai yaitu sebagai salah satu murid lulusan terbaik. Ia lalu bekerja sebagai mualim kapal milik jepang. Setelah Proklamasi kemerdekaan Indonesia usai, ia masuk di BKR Laut yang kini di kenal sebagai TNI Laut. Ia terlibat operasi militer antara pulau Maluku untuk memberikan informasi tentang kemerdekaan Indonesia di bagian Indonesia Timur yang masih dijajah oleh Belanda.
            Dalam biografi Yos Sudarso juga disebutkan bahwa setelah kedaulatan RI, ia kemudian diangkat sebagai komandan kapal yang kemudian memimpin KRI Alu, KRI Rajawali, KRI Gajah Mada dan KRI Pattimura. Tahun 1958, ia ppernah menjabat hakim pengadilan tentara walaupun Cuma sekitar 4 bulan. Kemudian dalam perjalanan hidup Yos, ia juga pernah mengintai peribangunan kapal perang antara Indonesia dengan Italia di Negara Italia.
 Semoga biografi ini memberikan informasi serta pengetahuan akan sejarah serta jasa-jasa pahlawan RI yang telah gugur di medan perang melawan penjajah.

Sumber